
Memberikan izin pada anak buat berkemah memang lah tak gampang. Terutama untuk orangtua yang merasa was-was bila anaknya berada disuatu tempat yang gelap dan asing. Keadaan seperti ini bakal condong menciptakan para orangtua melarang anak supaya tak ikut berkemah. Lantaran, membiarkan anak berkemah secara tak langsung akan menciptakan perasaan orangtua jadi terasa amat gelisah. Bayangan-bayangan negatif yang barangkali berlangsung terhadap diri anak selagi di perkemahan bakal terasa susah sekali untuk dihapuskan.
Berkemah sebagai sarana pembelajaran bagi anak.
Menanggapi perihal di atas, sebagai upaya untuk menghindarkan perasaan khawatir yang berlebihan ada baiknya orangtua setidaknya meyakinkan diri dulu bahwa anak dapat mengikuti program berkemah dengan beberapa orang yang terpecaya & di tempat yang aman.
Apabila semuanya telah jelas dan dapat diyakini, Orangtua harus memberikan penjelasan terhadap anak mengenai apa saja yang mesti dilakukan seandainya dia mendapati hambatan diwaktu berkemah. Tidak cuma itu, pesankan terhadap anak secara bijak supaya dia senantiasa menjaga diri dengan waspada dan selalu berhati-hati. (Baca Juga : Kegiatan - kegiatan yang dapat membentuk bayi menjadi pintar).
Sebenarnya, berkemah sebagai pembelajaran sekaligus sebagai pengalaman penting yang akan berguna oleh anak di kehidupan dewasanya kelak. Selain itu manfaat lain diantaranya yakni mengajarkan anak bagaimana bertahan hidup di wilayah asing atau baru, menggali ilmu bekerjasama bersama orang lain jikalau dirinya membutuhkan pertolongan, menciptakan area buat beristirahat yang aman & nyaman.
diluar itu, berkemah sangat baik agar merangsang kecerdasan natural (naturalist intelligence) anak. Dikarenakan, membiarkan anak berada di tempat terbuka akan mendorong anak mengetahui tidak sedikit info & wawasan yang berkaitan dengan bentuk-bentuk alam di daerah sekitarnya ( dr. Maya dan Wido, 2006).
0 komentar:
Post a Comment